Sabtu, 09 Mei 2015

KATA KERJA (فعل) DITINJAU DARI SEGI WAKTUNYA




 
A.  Macam-macam Fi’il
Dilihat dari segi waktunya, fi’il itu dibagi menjadi 3 yaitu :




1.    Fi’il Madhi
 
الفعل الماضي هو كل فعل يدل على حصول عمل في الزمن الماضي
“Fi’il madhi adalah setiap fi’il yang menunjukkan terlaksananya suatu pekerjaan pada masa lampau”.
         Atau dengan kata lain: Fi’il madhi adalah kata kerja yang menunjukkan pekerjaan/peristiwa yang telah terjadi. Jadi, maknanya hanya menunjukkan arti lampau.
Contoh :
(Zaid telah duduk)  جَلَسَ زَيْذٌ
(Kamu telah menulis pelajaran ) كَتَبْتَ الدَّرْسَ
 (Zaid telah pergi kepasar) ذَهَبَ زَيْذٌ اِلَى السُّوْقِ   

2.      Fi’il Mudhari

الفعل المضارع هو كل فعل يدل على حصول عمل في الزمن الحاضر او المستقبل
“ Fi’il mudhri’ adalah setiap fi’il yang menunjukkan terlaksanya suatu pekerjaan pada masa kini atau yang akan datang”.

            Atau dengan kata lain, fi’il mudhari’ adalah kata kerja yang menunjukkan pekerjaan/peristiwa yang sedang atau akan dilakukan. Jadi, fi’il mudhari’ ini bisa berhubungan dengan zaman hal (zaman sekarang) dan zaman istiqbal (zaman yang akan datang ).
Contoh :
(Zaid sedang berdiri )يَجْلِسُ زَيْدٌ
 (Murid itu sedang masuk kelas ) يَدْخُلُ الطَالِبُ فِى  الفَصْلِ
(Dua murid itu pergi ke masjid) ٳذْهَبَا الطالِبَانِ اِلَى المسْجِدِ

3.      Fi’il Amr
فعل الأمر هو كل فعل يطلب حصول شي في الزمن المستقبل
“ Fi’il amr adalah setiap fi’il yang menunjukkan permintaan terlaksananya suatu pekerjaan/peristiwa pada masa mendatang.”

          Dengan kata lain, fi’il amr adalah kata kerja yang menunjukkan perintah pada orang ke dua (mukhatab) untuk melakukan sesuatu.
Jadi, maknanya hanya berhubungan dengan zaman istiqbal (zaman    yang akan datang ).
                  Contoh :
    (Tulislah pelajaran itu)  أُكْتُبَ الدَّرْسَ 
 (Duduklah di atas kursi)  ٳجْلِسْ عَلَى الكُرْسِيِّ
( Bacalah Al-qur’an )ٳقْرَأْ القُرْانَ